Dark Knight
by Dark Knight

Dirilis 18 tahun setelah film sebelumnya, The Matrix Resurrections (2021) menggunakan nostalgia yang justru menyenangkan penggemarnya. Ini 8 adegannya!

Salah satu franchise film paling terkenal adalah The Matrix yang memperkenalkan teknologi bullet time pada zamannya. Saat itu franchise ini berakhir sebagai trilogi: The Matrix (1999), The Matrix Reloaded (2003) dan The Matrix Revolutions (2003). Penulis sekaligus sutradaranya adalah Wachowski bersaudara, Lana dan Lilly, dibintangi Keanu Reeves, Laurence Fishburne, Carrie-Anne Moss, Jada Pinkett Smith dan Hugo Weaving.

Bullet time yang heboh pada zamannya

Bullet time yang heboh pada zamannya

Film mengisahkan umat manusia yang kini dijajah mesin harus hidup dalam dunia yang disebut Matrix. Tapi banyak orang berhasil bebas dari penjajahan mesin dan bergabung untuk balik melawan. Harapan mereka terletak pada Neo, seseorang yang bisa membengkokkan aturan Matrix dengan bebas.

Tak diduga 18 tahun kemudian, Lana Wachowski melanjutkan kisahnya dalam The Matrix Resurrections yang mengandalkan adegan nostalgia dan memperkuatnya dengan membawa lagi Keanu Reeves, Carrie-Anne Moss dan Jada Pinkett Smith, serta menambah beberapa pemeran baru Yahya Abdul-Mateen II, Jessica Henwick, Jonathan Groff, Neil Patrick Harris dan Priyanka Chopra. Kalian sudah bisa nonton The Matrix Ressurections (2021) full movie streaming lengkap dengan sub indo.

The Matrix Resurrections (Premier Perdana di Rumah)

Setidaknya ada 8 adegan nostalgia penting yang bikin The Matrix Ressurections makin seru buat penggemarnya, cek yang berikut ini dan hati-hati karena mengandung spoiler!

 

1. Adegan pembuka ala The Matrix

The Matrix Ressurections dibuka dengan adegan yang identik dengan film awalnya pada 1999, yaitu ketika Trinity sedang dikejar unit SWAT dan kali ini ditambah dengan hal mengejutkan karena Morpheus jadi salah satu Agen yang mengejarnya. Namun setelah nostalgia selesai, identitas “Trinity” dan Morpheus akan terungkap dan membuat sadar kalau ini adalah film baru yang berbeda.

Adegan pembuka film

Adegan pembuka tampilkan "Trinity"

 

2. Reuni Neo dan Trinity

Setelah dikembalikan ke Matrix, Neo kini jadi pembuat video game sedangkan Trinity, atau dikenal Tiffany, telah menikah dan jadi ibu dua orang anak. Keduanya bertemu di toko kopi dan walaupun belum terjadi apapun, ini adegan nostalgia menyenangkan, Neo bertemu lagi cinta sejatinya.

Adegan paling ditunggu nih: Neo bertemu Trinity setelah 18 tahun!

Adegan paling ditunggu nih: Neo bertemu Trinity setelah 18 tahun!

 

3. Neo memilih pil merah (lagi)

Setelah berhasil masuk ke tempat rahasia Morpheus melalui kereta di Tokyo, Neo kembali diberikan pilihan untuk makan pil merah atau biru. Di sana, Morpheus mengungkapkan pertemuan pertamanya dengan Neo dan menjelaskan dirinya sangat suka nostalgia. Ternyata sejarah tak berubah saat Neo pilih pil merah untuk menjadi The One sekali lagi.

Mau diubah gimanapun, Neo tetap pilih pil merah

Mau diubah gimanapun, Neo tetap pilih pil merah

 

4. Kelinci putih

Ini informasi penting untuk yang belum nonton trilogi The Matrix yang kebingungan ketika Bugs menunjukkan tato kelinci putih dan berhasil membuat Neo percaya untuk mengikutinya. Kelinci putih adalah simbol yang digunakan Morpheus untuk Neo menemukan Trinity di film awalnya.

Tato kelinci putih yang mengingatkan Neo pada masa lalu

Tato kelinci putih masa lalu (kiri) menyadarkan Neo saat melihatnya di masa kini

 

5. Dunia nyata

Salah satu adegan nostalgia ikonik adalah saat Neo tersadar di tabung stasis dan menyadari perang antara mesin dan manusia sedang berlangsung. Dalam The Matrix Ressurections, adegan dibuat mirip: Neo dengan kepala botak dipasang kabel di seluruh tubuh hingga saat dirinya mencabut koneksi dengan mesin.Bedanya, kali ini lokasi tabungnya berbeda dan berada di wilayah eksklusif, karena mesin menganggapnya sebagai hal penting untuk digabungkan bersama Trinity.

Walau kini berbeda tapi tersadar seperti ini tak pernah menyenangkan

Walau kini berbeda tapi tersadar seperti ini tak pernah menyenangkan

 

6. Pertarungan di Dojo

Latihan Morpheus dan Neo dalam dojo menjadi salah satu koreografi pertarungan terbaik di franchise The Matrix. Di tempat ini Morpheus mengajarkan Neo bagaimana di dunia Matrix berbagai hukum fisik di dunia nyata tak berlaku. Dalam The Matrix, pertarungan ini bertujuan membebaskan keterbatasan pikiran Neo, sedangkan di The Matrix Ressurections, Neo harus dibebaskan dari penyangkalan dan bangkit berjuang untuk apa yang dipercayainya.

Pertarungan dojo yang memiliki tujuan berbeda

Pertarungan dojo yang memiliki tujuan berbeda

 

7. Lagu band Rage Against The Machine

The Matrix berakhir dengan iringan lagu berjudul “Wake Up” milik band Rage Against The Machine tampaknya dianggap keren untuk kembali digunakan. Namun untuk The Matrix Ressurections, lagu ini di-cover oleh band Brass Against, dengan vokalis perempuan yang baru saja bikin hal kontroversial ketika konser di Florida.

Rage Against the Machine diganti Brass Against

Lagu "Wake Up" Rage Against The Machine (kiri) kini di cover Brass Against

 

8. Patung Morpheus

Pergantian pemeran Morpheus mungkin sedikit mengganggu nostalgia penggemar tentang karakter paling berpengaruh ini. Hal ini mungkin disadari pembuat film The Matrix Ressurections yang menampilkan patung Morpheus yang masih diperankan oleh Laurence Fishburn dari trilogy Matrix.

Patung Morpheus versi Laurence Fishburn

Patung Morpheus dalam "wujud" Laurence Fishburne

Hal yang menyenangkan jika mengingat bagaimana Neo dan Morpheus berpisah di film The Matrix Revolutions (2003).

 

Mana nostalgia paling berkesan menurutmu?